Gratis · Tanpa daftar · Bisa di layar apa pun
Tes burn-in layar.
Jalankan tes burn-in gratis di layar OLED, AMOLED, atau LCD mana pun. Layar akan dipenuhi warna solid dan gradasi abu-abu — plus layar putih — agar bayangan samar apa pun terlihat jelas di tempat konten terang sebelumnya berada. Bekerja sama baiknya di monitor, ponsel, atau TV.
Apa itu burn-in layar?
Burn-in layar adalah perubahan warna permanen — bayangan “hantu” samar yang tertinggal setelah konten statis yang sama ditampilkan terlalu lama. Ini terutama masalah pada panel OLED dan AMOLED: di panel ini setiap piksel menghasilkan cahayanya sendiri, sehingga piksel yang menyala terang berjam-jam (logo, bilah status, HUD game) aus lebih cepat daripada piksel di sekitarnya. Lama-kelamaan warnanya tidak lagi cocok dengan piksel sekitar, dan bayangan itu terlihat di semua tampilan. Tes burn-in cepat memperlihatkan keausan itu jauh sebelum kamu menyadarinya saat pemakaian biasa.
Ada dua hal yang sering tertukar dan perlu dibedakan. Retensi gambar adalah bayangan sisa sementara yang hilang sendiri dalam hitungan menit atau jam; burn-in bersifat permanen. Melakukan tes burn-in layar demi layar adalah cara termudah membedakannya: jika bayangan memudar saat warna berganti, itu hanya retensi, bukan burn-in sungguhan.
Cara menjalankan tes burn-in
Buka tes dalam layar penuh.
Ketuk Mulai Tes Burn-in. Layar akan terisi penuh dari tepi ke tepi dengan satu bidang warna solid dan mulai memutar slide burn-in secara otomatis — tanpa mengeklik.
Amati setiap bidang warna solid.
Tes melewati putih, hitam, merah, hijau, biru, dan tiga tingkat abu-abu. Layar abu-abu dan putih paling berperan: tes burn-in dengan layar putih memunculkan bayangan gelap, sedangkan abu-abu menampakkan bercak yang tidak rata. Cari bagian mana pun yang warnanya sedikit berbeda atau memperlihatkan garis samar dari sesuatu yang dulu ada di layar.
Bedakan burn-in dan retensi.
Biarkan warna berganti selama beberapa menit. Jika bayangan memudar, itu retensi gambar sementara. Jika tetap di tempat yang sama pada setiap warna, itu burn-in.
OLED vs LCD: layar mana yang mengalami burn-in?
Burn-in hampir selalu merujuk pada layar OLED dan AMOLED, karena piksel organiknya yang memancarkan cahaya sendiri aus seiring pemakaian. Ini mencakup sebagian besar ponsel modern, TV kelas atas, jam tangan pintar, serta makin banyak laptop dan monitor. Kalau kamu punya salah satunya, ada baiknya diperiksa setiap beberapa bulan. Tes burn-in layar OLED yang sama bekerja di mana saja — buka halaman ini di perangkatnya langsung, dan tes burn-in iPhone butuh waktu yang sama persis dengan tes di TV 65 inci, sama-sama tanpa instal apa pun.
Layar LCD dan LED-LCD tradisional tidak mengalami burn-in dengan cara yang sama — semuanya berbagi satu lampu latar, jadi piksel tidak menua secara tidak merata. Yang bisa muncul di LCD adalah retensi gambar sementara atau, jarang, piksel macet. Kalau kamu memakai LCD dan melihat tanda yang menetap, lakukan dulu tes piksel mati — jika berubah atau hilang, berarti bukan burn-in.
Bisakah burn-in layar diperbaiki?
Ketika tes burn-in pada panel OLED memperlihatkan bayangan permanen, jawaban jujurnya adalah burn-in sejati tidak bisa dipulihkan sepenuhnya lewat perangkat lunak — piksel itu sudah aus secara fisik. Kasus ringan dan retensi gambar biasa lain ceritanya: sering membaik jika kamu “melatih” piksel dengan menggantinya cepat antarwarna, agar piksel yang lelah dan tetangganya kembali seimbang. Coba alat perbaikan piksel — biarkan berjalan di area yang bermasalah selama 10–30 menit.
Mencegah lebih mudah daripada memperbaiki: turunkan kecerahan layar, aktifkan fitur pixel-shift atau screensaver bawaan perangkatmu, sembunyikan bilah tugas dan HUD yang menetap, dan jangan biarkan satu gambar statis tampil berjam-jam di ponsel atau monitor. Beberapa menit konten bergerak dan berwarna sesekali menjaga keausan piksel tetap merata.
FAQ
Pertanyaan seputar tes burn-in.
Bagaimana cara menguji burn-in pada monitor OLED widescreen?
Buka halaman ini di monitornya langsung, ketuk Mulai Tes Burn-in, dan biarkan warna solid mengisi panel dari tepi ke tepi. Karena slide berganti otomatis, kamu bisa mundur dan memindai seluruh lebar sekaligus. Pada layar ultrawide, perhatikan sudut-sudut terjauh dan bagian atas tempat bilah tugas biasanya berada — di situlah tes burn-in monitor OLED biasanya memperlihatkan bayangan samar pertama.
Apa gunanya tes burn-in?
Tes burn-in mengisolasi keausan piksel yang tidak merata yang tak terlihat dalam pemakaian sehari-hari. Dengan membanjiri layar satu warna solid setiap kali, semua detail yang biasanya menyembunyikan bayangan samar hilang, sehingga area yang berubah warna permanen — atau retensi sementara — langsung terlihat. Ini cara tercepat memastikan apakah tanda yang kamu lihat benar-benar burn-in.
Apakah tes burn-in bisa diandalkan?
Untuk tujuannya, ya. Tes burn-in layar penuh secara andal memunculkan retensi dan burn-in yang akan tersembunyi oleh konten ramai atau lampu latar bersama, dan layar abu-abu serta putih adalah bidang yang sama yang dipakai teknisi. Tes ini tidak memberi angka seberapa parah keausannya, tetapi jika bayangan muncul pada slide warna solid, itu nyata — dan jika tak ada yang muncul, panelmu hampir pasti bersih.
Berapa lama tes burn-in berlangsung?
Tes burn-in dasar berlangsung kurang dari satu menit — cukup untuk melihat setiap warna solid melintas sekali. Kalau kamu ingin memisahkan burn-in dari retensi gambar sementara, biarkan warna berganti selama lima sampai sepuluh menit dan lihat apakah bayangan memudar. Tidak ada gunanya menjalankannya berjam-jam; jika bayangan masih menetap setelah beberapa menit, itu burn-in.
Bisakah burn-in diperbaiki?
Burn-in OLED sejati tidak bisa dihilangkan sepenuhnya, karena pikselnya sudah aus secara fisik. Kasus ringan dan retensi gambar berbeda — tes burn-in OLED yang hanya memperlihatkan bayangan samar atau sementara sering merespons pergantian warna cepat, dan itulah yang dilakukan alat perbaikan piksel kami. Selalu layak dicoba sebelum mengajukan klaim garansi.
Bagaimana cara memeriksa burn-in layar?
Atur kecerahan ke tingkat sedang di ruangan gelap, lalu jalankan tes burn-in sambil mengamati layar putih dan abu-abu dengan saksama — metodenya sama untuk tes burn-in di ponsel atau panel desktop. Burn-in muncul sebagai pola samar dan tetap (sering berupa garis logo atau bilah) yang tinggal di tempat yang sama apa pun warna yang ditampilkan. Jika tanda itu bergerak, berubah, atau hilang saat warna berganti, berarti bukan burn-in.